Blogger templates

Minggu, 06 Maret 2011

Kegunaan Radioisotop

Untuk bidang : Kesehatan,
Pertanian, Hidrologi, Industri Produksi Radioisotop Radioisotop
yang sering digunakan
dalam
berbagai
bidang
kebutuhan
manusia seperti bidang
kesehatan, pertanian, hidrologi dan industri, pada umumnya tidak terdapat di alam, karena
kebanyakan umur paronya relatif pendek. Radioisotop dibuat di dalam suatu reaktor nuklir yang mempunyai kerapatan (fluks) neutron tinggi dengan mereaksikan antara inti atom tertentu dengan neutron. Selain itu, radioisotop dapat juga diproduksi menggunakan akselerator melalui proses reaksi antara inti atom tertentu dengan suatu partikel, misalnya alpha, neutron, proton atau partikel lainnya. Penggunaan Radioisotop Bidang Kesehatan Radioisotop dapat digunakan untuk radioterapi, seperti larutan iodium-131 (Na131l) untuk terapi
kelainan tiroid dan fosfor-32 (Na2H32PO4) yang merupakan radioisotop andalan dalam terapi
polisitemia vera dan leukemia. Selain, itu radioisotop juga dapat digunakan untuk radiodiagnosis seperti teknesium-99m (Na99mTcO4) untuk diagnosis fungsi dan anatomis organ tubuh, sedangkan studi sirkulasi dan kehilangan darah dapat dilakukan dengan radioisotop krom-51 (Na2 51CrO4). Bidang
Pertanian Radioisotop
yang
digunakan
sebagai
perunut dalam penelitian efisiensi pemupukan tanaman
adalah fosfor-32 (32P). Teknik perunut dengan radioisotop akan memberikan cara pemupukan yang tepat dan hemat. Bidang hidrologi Natrium-24 (24P) merupakan radioisotop yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan
laju dan debit air sungai, air dalam tanah dan rembesan.
Kebocoran dam serta pipa penyalur yang terbenam dalam tanah dapat dideteksi menggunakan radioisotop iodium-131 dalam bentuk senyawa CH3131l, sedangkan lokasi dumping, asal/pola aliran sedimen dan laju pengendapan dapat diukur menggunakan krom-51 dan brom-82 masing-masing dalam bentuk senyawa K251Cr2P7 dan K82Br. Bidang
Industri Teknik
radiografi
merupakan
teknik
yang
sering dipakai
terutama
pada
tahap-
tahap konstruksi. Pada sektor industri minyak bumi, teknik ini digunakan dalam pengujian kualitas las pada waktu pemasangan pipa minyak/gas serta instalasi kilang minyak. Selain bagianbagian konstruksi besi yang dianggap kritis, teknik ini digunakan juga pada uji kualitas las dari ketel uap
tekanan tinggi serta uji terhadap kekerasan dan keretakan pada konstruksi beton. Radioisotop yang sering digunakan adalah kobal-60 (60Co). Dalam bidang industri, radioisotop digunakan juga sebagai perunut misalnya untuk menguji kebocoran cairan/gas dalam pipa serta membersihkan pipa, yang dapat dilakukan dengan menggunakan radioisotop iodoum-131 dalam bentuk senyawa CH3131l. Radioisotop seng-65 (65Zn) dan fosfor-32 merupakan perunut yang sering digunakan dalam penentuan efisiensi proses industri, yang meliputi pengujian homogenitas pencampuran serta residence time distribution (RTD). Sedangkan untuk kalibrasi alat misalnya flow meter, menentukan volume bejana tak beraturan serta pengukuran tebal material, rapat jenis dan penangkal petir dapat digunakan radioisotop kobal-60, amerisium-241 (241Am) dan cesium-137(137Cs). Kanker dengan Radioisotop Penyakit
kanker,
penyakit
yang
digolongkan
ke dalam
penyakit
degeneratif
ini
telah
menempati papan atas penyebab kematian di berbagai negara, utamanya di negara negara maju yang telah berhasil mengatasi penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi penyakit karena pertumbuhan sel tidak terkendali ini. Di negara negara maju, dana dalam jumlah besar telah digelontorkan untuk membiayai riset yang berkaitan dengan pendeteksian, pengobatan, serta mekanis. Kemunculan dan pertumbuhan kanker. Di Jepang, misalnya, beberapa pusat penanganan kanker (gan senta) telah didirikan. Institusi ini mendedikasikan dirinya dalam riset dan pengembangan yang berkaitan dengan momok umat manusia ini. Di dunia penanganan kanker, radioisotop telah memainkan peran yang besar. Kiprah radioisotop tersebut terlihat semakin besar dari hari ke hari karena potensi yang disimpannya. Radioisotop memendam kemampuan untuk memburu dan bahkan membunuh kanker secara efektif pada tahap yang paling dini ketika kanker masih berupa benih, yaitu saat metabolisme sel kanker mulai terjadi. Beberapa hasil pengembangan teknologi di bidang ini mulai dipasarkan dan memberikan kontribusi secara nyata. Beberapa saat
yang lalu sebuah rumah sakit di Singapura menawarkan berbagai jasa kesehatan, di antaranya jasa deteksi dini kanker menggunakan PET (positron emission tomography) yang dikombinasikan dengan CT (computed tomography). PET merupakan salah satu hasil di garis depan pengembangan radioisotop untuk dunia kedokteran. PET adalah metode visualisasi fungsi tubuh menggunakan radioisotop pemancar positron.Oleh karena itu, citra (image) yang diperoleh adalah citra yang menggambarkan fungsi organ tubuh. Kelainan dan ketidaknormalan fungsi atau metabolisme di dalam tubuh dapat diketahui dengan metode pencitraan (imaging) ini. Hal ini berbeda dengan metode visualisasi tubuh yang lain, seperti MRI (magnetic resonance imaging) dan CT (computed tomography). MRI dan CT scans adalah visualisasi anatomi tubuh yang menggambarkan bentuk organ tubuh. Dengan kedua metode ini, yang terdeteksi adalah kelainan dan ketidaknormalan bentuk organ Berbagai
kelainan
metabolisme
di
dalam
tubuh, termasuk
di
dalamnya
adalah
adanya
metabolisme sel kanker, dapat diketahui dengan cepat melalui PET. Salah satu bentuk perbedaan sel kanker dengan sel normal di sekelingnya adalah pada bentuk metabolisme glukosa. Sel kanker mengonsumsi glukosa dalam jumlah yang lebih besar dari sel di sekelilingnya.Secara umum, kecepatan
pertumbuhan sel kanker yang mencerminkan tingkat keganasannya sebanding dengan tingkat konsumsi glukosa. Bentuk metabolisme glukosa di dalam tubuh ini dapat dideteksi menggunakan bahan radiofarmaka 18FDG (18 F-2-fluoro-2-deoxy-D- glucose). Keberadaan radioisotop fluor-18 yang ada di dalam senyawa tersebut dapat dideteksi dengan mudah dari luar tubuh melalui radiasi yang dipancarkannya. Dengan
meletakkan
detektor
radiasi di luar tubuh, image reconstruction
terhadap sebaran fluor-18 di dalam tubuh dapat dilakukan dengan mengolah sinyal-sinyal yang ditangkap oleh detektor detektor tersebut. Sebaran fluor-18 di dalam tubuh ini menunjukkan pola metabolisme glukosa di berbagai bagian tubuh. Konsumsi glukosa yang berlebihan di suatu tempat mengindikasikan adanya metabolisme sel kanker di tempat tersebut. Inilah yang dinamakan menemukan kanker dalam bentuk benih. Meskipun secara bentuk fisik belum ditemukan atau belum terdeteksi, keberadaan kanker telah diketahui ketika metabolisme sel kanker telah terjadi. Kemampuan radioisotop memburu kanker pada stadium ini belum dapat ditandingi oleh metode lain. Penemuan adanya sel kanker pada stadium sangat dini ini akan memudahkan penanganan selanjutnya. PET dapat pula digunakan pula untuk menganalisis hasil penanganan kanker yang telah dilakukan. Setelah operasi pengangkatan kanker melalui operasi, misalnya, perlu dilakukan pemeriksaan apakah masih ada benih benih kanker yang tersisa. Untuk keperluan ini, PET merupakan metode yang paling tepat karena pada kondisi
ini keberadaan kanker sulit dilihat secara fisik. Yang diperlukan adalah melihat keberadaan metabolisme sel kanker. Selain itu, PET dapat pula digunakan untuk melihat kemajuan pengobatan kanker baik dengan chemotherapy maupun radiotherapy. Kemajuan hasil pengobatan kanker dapat diketahui dari perubahan metabolisme di samping perubahan secara fisik. Untuk keperluan ini, kombinasi PET dan CT memberikan informasi yang sangat berharga untuk menentukan tingkat efektivitas pengobatan yang telah dilakukan. Perangkat PET secara garis besar dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian produksi fluor-18, bagian sintesa 18FDG, dan bagian kamera PET. Penggunaan PET diawali dengan proses produksi radioisotop fluor-18. Radioisotop fluor-18 diproduksi dari isotop oksigen-18 menggunakan siklotron. Partikel bermuatan berupa proton ditembakkan dari siklotron ke dalam inti oksigen-18 dan terbentuklah fluor-18 sambil melepaskan sebuah neutron. Oksigen di alam memiliki kandungan isotop oksigen-18 sebanyak 0,20 persen. Sisanya berupa
isotop oksigen-16 dan oksigen-17 dengan kandungan masing-masing sebesar 99,76 persen dan 0,04 persen. Karena kandungan oksigen-18 di alam sangat kecil, maka untuk keperluan ini diperlukan oksigen yang telah ditingkatkan kandungan isotop oksigen-18 di dalamnya. Peningkatan kandungan isotop oksigen-18 ini dapat dilakukan sampai lebih dari 90 persen. Pada proses produksi fluor-18 ini, oksigen-18 digunakan dalam bentuk air(H2O). Radioisotop fluor-18 yang telah didapatkan digunakan untuk mensintesa 18FDG. Reaksi "menempelkan" fluor-18 ini dikenal dengan reaksi penandaan (labelling). Di beberapa negara yang telah menggunakan PET secara rutin seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Korea, reaksi penandaan ini dilakukan menggunakan alat otomatis. Pertimbangan utama penggunaan alat otomatis ini adalah mempercepat waktu proses. Hal ini dikarenakan fluor-18 memiliki waktu paruh, waktu yang diperlukan untuk meluruh sehingga radioaktivitas tinggal separuhnya, yang pendek kurang dari 2 jam (110 menit). Jadi, reaksi penandaan ini berpacu dengan waktu. Jika proses ini terlalu lama, sebagian besar fluor-18 telah meluruh sehingga radioaktivitasnya akan berkurang jauh dari radioaktivitas awal. Setelah 18FDG selesai disiapkan, radiofarmaka tersebut segera disuntikkan ke pasien. Jumlah yang disuntikkan antara 10 dan 20 milicurie, tergantung keperluan, kondisi kamera, dan sebagainya. Di University of Iowa, misalnya, secara rutin digunakan 18FDG sebanyak 10 milicurie untuk tiap pasien guna mendeteksi metabolisme sel kanker. Sebaran fluor-18 di dalam tubuh dideteksi dengan memasukkan tubuh ke dalam rangkaian detektor elektronik berbentuk melingkar. Dari hasil pendeteksian ini dilakukan image reconstruction untuk mendapatkan gambaran sebaran fluor-18 di dalam tubuh. Perangkat kamera PET biasanya telah dilengkapi dengan program untuk keperluan ini sehingga hasil image reconstruction dapat diperoleh dengan mudah. Kamera
PET
memiliki
kejernihan
citra
yang lebih
baik
dibandingkan
dengan
kamera
gamma yang
secara
umum
digunakan
pada kedokteran nuklir. Hal ini dikarenakan
pendeteksiannya didasarkan pada coincidence detection. Ketika positron dilepaskan dari fluor-18, partikel ini akan segera bergabung dengan elektron dan terjadilah anihilasi. Dari anihilasi ini dihasilkan radiasi gelombang elektromagnetik dengan energi sebesar 511 ke V dengan arah berlawanan (180 derajat). Adanya dua buah photon yang dilepaskan secara bersamaan ini memungkinkannya dilakukan coincidence detection. Pada coincidence detection ini, sinyal yang ditangkap oleh detektor akan diolah jika dua buah sinyal diperoleh secara bersamaan. Jika hanya satu buah sinyal yang ditangkap, sinyal tersebut dianggap sebagai pengotor. Oleh karena itu, hampir seluruh sinyal pengotor dapat dieliminasi dengan cara ini. PET hanyalah salah satu dari beberapa hasil terdepan pemanfaatan radioisotop pada penanganan kanker. Berbagai aplikasi lain sedang dikembangkan di laboratorium- laboratorium terkemuka di bidang ini. Salah satu contohnya adalah pengembangan cancer seeking agent dengan memanfaatkan metabolisme spesifik yang terjadi pada sel kanker. Radioisotop-
radioisotop
pemancar
partikel seperti partikel alpha dan beta memiliki
kemampuan
membunuh sel secara efektif dalam jarak dekat. Oleh karena itu, pembunuhan
sel-sel kanker secara efektif dapat dilakukan dengan "memuatkan" radioisotop-radioisotop itu ke dalam cancer seeking agent. Jadi, cancer seeking agent seperti layaknya peluru kendali yang secara otomatis mencari sasaran yang telah ditetapkan dan radioisotop adalah hulu ledak yang akan menghancurkan sasaran yang dituju. Perkembangan terkini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi PET dan beberapa aplikasi radioisotop yang lain pada penanganan kanker tidak lagi terbatas pada lorong-lorong lembaga penelitian. Hasil pengembangan teknologi ini telah merambah ke wilayah bisnis karena jasa kesehatan yang ditawarkan memiliki nilai ekonomi yang tidak kecil.

sumber: rieztye.blogspot.com/2009/06/kegunaan-radioisotop.html

Sabtu, 05 Maret 2011

Wah, Perut ku Demo Lagi.. :D

Aduh,Tak terasa perut udah laper... Seperti tak berdaya kalau tidak ada makanan.. Maklum bawaan nya laper melulu... Nah,kebetulan aku di ajak sama ibu ku ke tempat yg org yg lagi ber hari raya nyepi.. Wah,kebetulan nih...

Dengan Senyum lebar aku pun ganti baju... Berjalan menuju Target ( makanan).. Masuk ke rumah lalu bersalaman mengucapkan "selamat hari raya nyepi"... Dan Langsung di suguhkan wejangan2 yg menggugah selera... aku langsung berkata "Wow,".. Kata Tuan rumah "mari makan.. Cuma ini yang ada.." padahal lengkap buanget makanan nya...

Eng ing eng... aku pun di tawarin d suruh makan Soto.. Wah,kebetulan nih... Soto pun ku lahap dengan lahap ( bukan bermaksud gak sopan ).. kenyang... Minum pun minumaan yg berkelas seperti Minuman yg ringan yg d tambah sedikit es batu.. Kan berhubung hari nya panas... :D,,

gk kerasa udah kelar neh acara makan makanan.. Waktu nya pulang...

Singkat cerita,
Penulis pun Tepar di tempat ( rumah ) di karnakan mengkonsumsi Makanan berlebihan seperti Soto 5 piring, 5 gelas minuman soda, 5 sendok sambel cap pedas,dan 5 helai tisu...

SEMOGA HARI2 KALIAN MENYENANGKAN... :D

Download CCleaner 3.04.1389

This sofware for clean Pc.. It is low file.. You can download this sofware..

www.filehippo.com

Cerita aneh tapi aneh penulisnya Juga aneh... :D

Posting itu lah yang d lakukan oleh para blogger. saking asiknya eh malah lupa waktu,bisa jadi lupa segalanya. entar bisa jd amnesia lg... :D...

Kehidupan ini memang gampang tp banyak susah nya.. Kalo gak ada uang eh lari nya malah jadi pusing kepala.. Biar makin pusing pukul pake palu aja... Wah,malah jd penyiksaan lg.. :D..

nih ada cerita panjang tapi Pendek..
Dahulu kala hiduplah 2 orang pemuda. Meraka senang bertualang.. Wah,mirip tarzan dung.. :D... Tiap pulang sekolah mereka bermain di kolam,di parit,bahkan dijalan.. Untung aja jalan nya bukan jalan Tol,kalau jalan Tol wah bisa gawad,...

Pada saat mereka berdua main di parit.. Mereka tidak sengaja menemukan Sesuatu..
Boy : eh,apa an thu bed..?
Bed : mana.. Mana..
Boy : Itu.. Tu...
Bed : Wah... Ada Emas Larut..
Boy : masa...
Bed : Benar... Tidak benar dan tidak salah..
Boy : hihi... Rupa nya itu Kotoran ya....

Boy pun lari Dengan kecepatan cahaya... Bed pun Tertawa ... pada saat boy lari melewati tikungan dengan sangat cepat.. Barulah Boy menghilang.. Setelah di hampiri oleh bed.. Ternyata Boy masuk Parit.. Bed pun Berkata "Terlalu"...

Jumat, 04 Maret 2011

Detik - Detik menjelang hari akhir ( UAN )

Posting kali ini tentang Menjelang hari akhir eh maksud nya UAN.. Maklum,penulis kan sudah kelas 12,jadi mau apa mau ya harus mengikuti UAN.. Ya demi Cita-Cita. Persiapan persiapan harus di mulai sebelum UAN, Seperti menyiapkan 12 paket mata pelajaran beserta Pembahasannya.. Dari yang kecil sampe yang besar.. hitung2 menyiapkan amunisi sebelum perang.. Hehehe..

biar fresh mikirin UAN,Mending minum2 an ringan.. Bukan minum2 an keras ( pasir dll ) lho... :D.

Stamina harus di jaga ( bukannya di jaga pake hansip sma Scurity ). dengan olah raga yang cukup ya minimal olah raga nya 1 menit. Untung2 olah raga... Jgn olah gara2.. Biar vit. Gk mudh sakit.

Yang terakhir adalah mintalah doa kepada orang tua biar di beri kemudahan dlm mengerjakan soal.. Kalau perlu Minta Doa sama Rt,Rw,kelurahan,kecamatan,dusun,dll biar makin abdhol gt.. Hehehe..

Waduh,hbs deh, gk ad lg yg di omongin.. soal nya gk ad kata2 lg.. :D

SEMOGA SUKSES... Salam Dari Penulis..

Download Inkscape 0.48

www.filehippo.com

Free Download Manager 3.0.852

FDM offers these features:
BitTorrent support
Upload Manager Flash video downloading
Portable (USB stick) mode Audio/video file preview and
conversion
Download acceleration
Resume broken downloads
Smart file management and powerful scheduler
Adjust traffic usage HTML Spider: Download whole web
pages or even whole web sites with
HTML Spider. Simultaneous downloading from
several mirrors Zip files partial download Active spyware and adware protection
through active communication among
users Multi language support.

Sumber :
Di Ambil dari www.filehippo.com

Kamis, 03 Maret 2011

Singkong

Anda mungkin sudah tau apa itu singkong. Saya tidak bisa menampil kan gambar singkong,soal nya posting menggunakan HP. :D..

Singkong merupakan makanan berkarbohidrat,soal nya sama dengan beras,kentang,ubi,dll. Hanya perbedaannya dalam persentase nilai Kalorinya. Singkong dapat di buat berbagai macam makanan,seperti Gethuk Lidri,Proket,Tela goreng,dan Tiwul. Singkong mudah ditanam,tidak memerlukan lahan yg luas. Lahan yang berukuran 4 x 3 juga bisa ditanami singkong. Daun singkong juga bisa di gunakan untuk sebagai lalapan...

Mau tau selengkapnya... cari singkong di sekitar rumah anda,dan ada akan tau singkong itu apa.. :D Smoga Bermaanfaat..

Rabu, 02 Maret 2011

Evolusi

Evolusi ialah proses perubahan yang
berlangsung sedikit demi sedikit dan
memakan waktu yang lama. Dikenal 2 macam evolusi: 1. Evolusi progresif :
evolusi meonju pada kemungkinan
dapat bertahan hidup (survive). 2. Evolusi regresif (retrogreslf) :
evolusi menuju pada kemungkinan
menjadi punah. Teori evolusi merupakan perpaduan
antara ide (gagasan) den fakta
(kenyataan). Yang dianggap sebagai
pencetus ide evolusi ialah Charles
Darwin (1809-1892) yang
menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859,
dengan judul “On the ofiginof species by means of natural selection” atau “The preservation of favored races in the struggle for life”. Alfred Wallace (1823-1913) secara
terpisah mengembangkan
pemikirannya dan menghasilkan
konsepsi yang sama dengan
pendapat Charles Darwin. Joseph Hooker, teman Charles Darwin
menggabungkan tulisan Alfred
Wallace den Charles Darwin. Judul
kedua tulisan tersebut menjadi “On the tendency of species to from
vafieties and on the perpetuation of
vafieties and species by natural means
of selection”. Yang dianggap mengilhami Charles
Darwin dengan gagasan evolusinya
adalah 1. Jean Baptiste Lamarck (ahli biologi
Perancis, 1744-1829).
Yang idenya mengenai evolusi
dituangkan dalam bukunya
“Philosophic Zoologique”. Inti isi buku tersebut : 1.1. Alam sekitar/lingkungan
(environment) mempunyai pengaruh
pada
ciri-ciri/sifat-sifat yang diwariskan.
1.2. Ciri-ciri/sifat-sifat yang didapat
(auquired characters) akan diwariskan kepada keturunannya.
1.3. Organ yang digunakan akan
berkembang, sedan ” yang tidak digunakan akan mengalami
kemunduran. 2. Sir Charles Lyell (ahli geologi
Inggris, 1797-1875).
Yang menerbitkan buku mengenai
prinsip-prinsip geologi “Principles of Geology” (1830) menyatakan bahwa batuan, pulau-pulau dan
benua selalu mengalami perubahan. 3. Thomas Robert Mathus (ahli
ekonomi den kependudukan
Inggris). Pro dan kontra tentang berbagai
pendapat tentang masalah evolusi 1. Lamarck vs Weismann :
Weismann (biologiawan Jerman
1834-1912) menentang pendapat
Lamarck mengenai diturunkannya
sifat-sifat yang diperoleh. Percobaannya : Dia mengawinkan 2
ekor tikus yang dipotong ekornya
ternyata keturunannya tetap berekor
panjang. Keadaan ini tetap
berlangsung meskipun dilakukan
sampai 20 generasi. 2. Lamarck vs Darwin :
Mereka berbeda pendapat mengenai
“munculnya” jerapah berleher panjang. Menurut Lamarck : semula jerapah
berleher pendek karena makanan
yang berupa daun makin berkurang
maka dari generasi ke generasi leher
jerapah semakin panjang untuk
menjangkau daun yang semakin tinggi letaknya. Menurut Darwin : dalam populasi
jerapah ada yang berleher panjang
dan berleher pendek. Dalam kompetisi
mendapatkan makanan jerapah
berleher panjang tetap bertahan
hidup jerapah berleher pendek lenyap secara perlahan-lahan. 3. Spesiasi atau terjadinya spesies
baru:
Ada pendapat spesies baru bisa terjadi
dari spesies yang sudah ada karena
interaksi antara faktor luar dan faktor
dalam. Mekanismenya dapat dijelaskan dengan rumus : F = G + L, F = fenotip,
G = genotip,
L = lingkungan maka bila F1 Þ F2 Þ F3 Þ F4 Þ F5 Þ
………….. F12, dimana F12 mungkin sudah jauh berbeda dengan F1
sehingga F12 dapat dinyatakan
sebagai spesies baru Untuk dapat memahami masalah
evolusi, perlu dipahami pengertian-
pengertian berikut : A. Pengertian Spesies
Populasi-populasi yang masih
mungkin mengadakan pertukaran
gen dikatakan termasuk dalam satu
spesies.
Variasi atau perbedaan morfologi fisiologi ataupun kelakuan tidak
menjadi alasan dipisahkannya dua
populasi menjadi dua spesies yang
berbeda. B. lsolasi Reproduksi
Barier (hambatan) geografik dapat
memungkinkan terjadinya pemisahan
dua populasi (allopatric) keadaan ini
memungkinkan terjadinya isolasi
reproduksi meskipun kedua populasi tersebut berada dalam satu
lingkungan kembali (sympatrik). C. Macam-macam Isolasi Intrinsik
1. Mekanisme yang mencegah/
menghalangi terjadinya perkawinan:
1.1. Isolasi ekogeografi
1.2. Isolasi habitat
1.3. Isolasi iklim/musim 1.4. Isolasi perilaku
1.5. Isolasi mekanik 2. Mekanisme yang mencegah
terjadinya hibrida:
2.1. Isolasi gamet
2.2. Isolasi perkembangan
2.3. Ketidakmampuan hidup suatu
hibrida 3. Mekanisme yang mencegah
kelangsungan hibrida:
3.1. Kemandulan betina
3.2. Eliminasi hibrida yang bersifat
selektif D. Spesiasi Sebagai Akibat Adanya
Poliploid
Contoh : pada tanaman bunga
Oenothera lamarckiana yang
mempunyai
14 kromosom, karena adanya peristiwa gagal berpisah (non-
disjungtion) terjadi keturunan dengan
28 kromosom yang
kemudian diberi nama Oenothera
gigas. Kedua Oenothera tersebut dibedakan
spesiesnya oleh karena
pada persilangan antara keduanya
akan menghasilkan
keturunan yang triploid dan
kemudian ternyata steril. E. Radiasi Adaptif
Contoh klasik radiasi adaptif adalah
variasi dari burung finch di kepulauan
Gallapagos, perbedaannya pada besar
dan bentuk paruh, kebiasaan makan
dan pada kelakuan yang lain. F. Divergensi, Kepunaban,
Konvergensi
Peristiwa radiasi adaptif merupakan
peristiwa dimana dari satu spesies
timbul dua atau beberapa spesies. Kalau dibuat garis keturunannya
maka terlihat adanya garis-garis yang
menyebar (divergen) oleh sebab itu
peristiwa ini disebut divergensi.
Banyak sebab-sebab kepunahan,
antara lain karena perubahan alam sekitar yang begitu cepat yang tidak
dapat diikuti dengan adaptasi/
re-adaptasi makhluk hidup tersebut,
juga sebab-sebab biologik, seperti
adanya peristiwa kompetisi antara
organisme yang mempunyai kebutuhan sama. Konvergensi adalah peristiwa dimana
dua makhluk atau lebih menghuni
tempat hidup yang sama, tetapi
makhluk tersebut memiliki asal-usul
yang berbeda, hubungan yang jauh
tetapi kemudian karena berada dalam tempat yang sama mempunyai organ-
organ yang fungsinya serupa. Petunjuk – Petunjuk Adanya Evolusi 1. Anatomi Perbandingan
Dari studi anatomi perbandingan
dapat diketabui bahwa alat-alat
fungsional pada pelbagai binatang
dapat dibedakan menjadi 2, yaitu: a. Homologi
alat tubuh yang mempunyai bentuk
yang berbeda dan fungsinya berbeda
namun kalau diteliti mempunyai
bentuk dasar sama. b. Analogi
alat-alat tubuh yang mempunyai
bentuk dasar yang berbeda namun
karena perkembangan evolusi yang
konvergen alat-alat tersebut
mempunyai fungsi yang sama. 2. Embriolog Perbandingan
Embrio hewan bersel banyak
mengalarni kesamaan perkembangan
embrio, berawal dari zygot Þ blastula Þ
gastrula, kemudian mengalami
diferensiasi sehingga terbentuk bermacam-macam alat tubuh. Ernest Haeckel, mengatakan tentang
adanya peristiwa ulangan ontogeni
yang serupa dengan peristiwa
filogeninya, dia sebut teori
rekapitulasi. Cotoh: adanya rekapitulasi adalah
perkembangan terjadinya jantung
pada mamalia yang dimulai dengan
perkembangan yang menyerupai
ikan, selanjutnya menyerupai embrio
amfibi, selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil. 3. Perbandingan Fisiologi
Telah diketahui ada kemiripan dalam
faal antara pelbagai makhluk mulai
dari mikroorganisme sampai manusia,
misalnya :
• kemiripan dalam kegiatan pernafasan.
• pembentukan ATP dan penggunaannya dalam pelbagai
proses kehidupan adalah serupa pada
hampir semua organisme. 4. Petunjuk-petunjuk Secara Biokimia
Digunakan uji presipitin yang pada
dasarnya adanya reaksi antara
antigen-antibodi.
Banyaknya endapan yang terjadi
sebagai akibat reaksi tersebut digunakan untuk menentukan jauh-
dekatnya hubungan antara
organisme yang satu dengan yang
lainnya.
5. Petunjuk-petunjuk Peristiwa
Domestikasi Menguhah tanaman dan hewan liar
menjadi tanaman dan hewan yang
dapat dikuasai dan bermanfaat sesuai
dengan keinginan manusia adalah
akibat dari peristiwa domestikasi.
Contoh: penyilangan burung-burung merpati, sehingga dijumpai adanya
150 variasi burung, yang di antaranya
begitu berbeda hingga dapat
dianggap sebagai spesies berbeda. 6. Petunjuk-petunjuk dari alat tubuh
yang tersisa
Alat-alat yang tersisa dianggap
sebagai bukti adanya proses evolusi,
alat-alat ini sudah tidak berguna
namun ternyata masih dijumpai. Contoh : Pada manusia :
• selaput mata pada sudut mata sebelah dalam
• tulang ekor • gigi taring yang runcing 7. Petunjuk-petunjuk Paleontologi
Telah diketabui bahwa fosil dapat
digunakan sebagai petunjuk adanya
evolusi.
Contoh : Urutan fosil kuda:
dari Eohippus (kuda zaman Eosin) Þ Mesohippus Þ
Merychippus Þ Pliohippus Þ Equas
(kuda zaman sekarang). A. Pendapat Teilhard de Chardin
mengenai proses evolusi
Proses evolusi dibedakan menjadi 3
tahap, yaitu: 1. Tahap Geosfer:
Tahap ini adalah tahap pra-hidup,
tahap perubahan yang terutama
menyangkut perubahan tata surya. 2. fahap Biosfer:
Kalau ada tahap geosfer yang menjadi
masalah adalah adanya
“loncatan” dari materi tak hidup menjadi “materi” hidup, maka pada tahap biosfer yang dimasalahkan
adalah “loncatan” munculnya manusia. 3. Tahap Nesosfer:
Menurut Teilhard, yang penting pada
makhluk, hidup dalam hal ini
manusia adalah terjadinya evolusi
mengenai kesadaran batinnya yang
semakin mantap. B. Penetapan Umur Fosil
Penetapan umur fosil dapat dilakukan
2 cara:
• Cara tidak langsung : yaitu dilakukan dengan mengukur umur
lapisan
bumi tempat fosil ditemukan.
• Cara langsung : yaitu dengan mengukur umur fosil itu sendiri. Beberapa contoh penetapan umur
fosil :
1. Berdasarkan peristiwa laju erosi
2. Berdasarkan peristiwa laju
sedimentasi
3. Kandungan garam 4. Penentuan umur dengan zat
radioaktif C. Evolusi Manusia
Fosil subhuman tertua adalah
Australophitecus, wujudnya lebih
menyerupai kera daripada manusia,
kemudian muncul manusia kera dari
Jawa, Pitecanthropus erectus yang hidup pada ± 500.000 tahun yang
lalu, sudah lebih menyerupai manusia
daripada kera, volume otaknya ±
1000 cc, sedang pada gorilla ± 600 cc
dan pada manusia modern ± 1500 cc,
subhuman yang lain adalah Homo neanderthalensis, makhluk ini hidup
pada pertengahan akhir Pleistocene, ±
500.000 sampai 50.000 tahun yang
lalu, orang beranggapan bahwa
makhluk ini manusia primitif yang
pertama. Secara tepat takdapat diketahui kapan manusia modern ini
muncul, tetapi mungkin yang tertua
adalah tengkorak Swanscombe yang
umurnya 300.000 tahun dan
mungkin sekali lebih tua lagi, yaitu
sekitar 500.000 tahun yang lalu makhluk ini pun diduga berasal dari
Pithecarthropus. Maunusia modern
yang mengganti kan Homo
neanderthalensis adalah manusia Cro-
maguon yang hidup sekitar 50.000 – 20.000 tahun yang lalu. .

sumber : www.gurungeblog.wordpress.com/2009/01/05/evolusi-makhluk-hidup/

Selasa, 01 Maret 2011

Download EA Download Manager 7.3.1.16

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews